Wednesday, April 27, 2011

Prediksi Soal Matematika UN 2008

Silahkan Download File Berikut:
untuk mendownload--> Klik kanan => Save As...

Soal UN IPA Terdiri dari:
- Matematika
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris



Untuk beberapa soal yang belum tersedia saat ini
akan segera kami carikan dan kami upload untuk anda.
silahkan kunjungi kami beberapa saat lagi untuk
mendapatkan update soal SPMB 2008

Terima Kasih


www.banksoal.sebarin.com

untuk mendapatkan info soal terbaru yang diupdate
silahkan anda kunjungi: BANKSOAL.sebarin.com

Integral Trigonometri

Integral Trigonometri merupakan hasil kebalikan dari turunan trigonometri. Sebelum kita mencoba mengingat rumus-rumus integral triogonometri maka sebaiknya kita ingat dulu turunan trigonometri. Turunan trigonometri bisa kita tuliskan sebagai berikut
y = sin x maka y' = cos x
y = cos x maka y' = - sin x
y = tan x maka y' = sec2 x
y = cot x maka y' = -csc2 x
y = sec x maka y' = sec x tan x
y = csc x maka y' = -csc x cot x

Dengan demikian jika rumus-rumus ini kita balik akan menjadi







Rumus-rumus tersebut bisa dibuat lebih umum sebagai berikut







Untuk lebih jelasnya kita bisa membuktikan sebagai berikut
misalkan : y = ax + b
maka

Jadi :

















Metoda horner

Metoda horner merupakan metoda skematik dalam suku banyak. Pada bagian ini saya akan membahas metoda horner untuk menyelesaiakan persamaan kubik
Contoh :
Himpunan penyelesaian persamaan x3 - 6x2 + 11x - 6 = 0 adalah
Jawab :
x3 - 6x2 + 11x - 6 = 0
Jika kita bagi dengan x - 1 maka bisa kita kerjakan dengan metoda berikut :





Karena sisa = 0 maka persamaan bisa difaktorkan sebagai berikut :

(x - 1)(x2 - 5x + 6) = 0
(x - 1)(x - 2)(x - 3) = 0
x = 1 atau x = 2 atau x = 3
Jadi himpunan penyelesaiaannya adalah {1, 2, 3}

Persamaan kubik

Persamaan kubik memiliki bntuk umum
ax3 + bx2 + cx + d = 0
dengan a tidak nol

Untuk menyelesaikan persamaan ini ada 3 cara yaitu :
1. memfaktorkan
2. menyederhanakan menjadi bentuk persamaan kuadrat
3. rumus

Penyelesaian persamaan kubik dengan metoda memfaktorkan
Berikut ini akan dibahas penyelesaian persamaan kubik dengan metoda memfaktorkan untuk kasus-kasu yang sederhana

Contoh 1:

Tentukan himpunan penyelesaian dari x3 - x2 - 6x = 0

Jawab :

x3 - x2 - 6x = 0
x(x2 - x - 6) = 0
x(x - 3)(x + 2) = 0
x = 0 atau x = 3 atau x = -2
Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {-2, 0, 3}

Contoh 2 :
Tentukan himpunan penyelesaian dari x3 - x2 - x + 1 = 0

Jawab :
x3 - x2 - x + 1 = 0
x2 (x - 1) - (x - 1)= 0
x2 - 1)(x - 1) = 0
x - 1)(x + 1) ( x - 1) = 0
x = 1 atau x = -1 atau x = 1

Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {-1, 1}

Contoh 3 :

Tentukan himpunan penyelesaian dari x3 - 2x2 - 9x + 18 = 0

Jawab :
x3 - 2x2 - 9x + 18 = 0
x2(x - 2) - 9(x - 2) = 0
(x2 - 9)(x - 2) = 0
(x + 3)(x - 3)(x - 2) = 0
x = -3 atau x = 3 atau x = 2

Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {-3, 2, 3}


Contoh 4 :

Himpunan penyelesaian dari x3 - 2x2 - 3x + 6 = 0 adalah

Jawab :
x3 - 2x2 - 3x + 6 = 0
x2(x - 2) - 3(x - 2) = 0
(x2 - 3)(x - 2) = 0


Jadi himpunan penyelesaiannya adalah


Contoh 5 :

Himpunan penyelesaian dari 2x3 - x2 + 4x - 2 = 0 adalah ...

Jawab :
2x3 - x2 + 4x - 2 = 0
x2(2x - 1) + 2(2x - 1) = 0
(x2 +2)(2x - 1) = 0
x2 = -2 atau x = 1/2
x2 = -2 tidak mungkin terjadi, jadi x yang memenuhi hanya 1/2, dengan demikian himpunan penyelesaiannya adalah {1/2}


Penyelesaian gabungan antara pemfaktoran dan rumus ABC

Contoh 6
Himpunan penyelesaian dari persamaan x3 - 2x2 - x = 0 adalah

Jawab :
x3 - 2x2 - x = 0
x(x2 - 2x - 1) = 0
x = 0 atau x2 - 2x - 1 = 0

Untuk bentuk x2 - 2x - 1 = 0 bisa kita selesaiakan dengan rumus ABC


Jadi himpunan penyelesaiannya adalah

Logaritma

Pada setiap bentuk alog c maka a disebut basis atau bilangan pokok, sedangkan c disebut numerus. Basis harus positi, begitu juga dengan numerus. Akan tetapi ada sebuah tambahan, bahwa basis tidak boleh bernilai 1

Sift-sifat Logaritma
1. alog b + alog c = alog bc
2. alog b - alog c = alog b/c
3. alog bn = nalog b
4.
5.






Bukti sifat-sifat Logaritma :
nomor 1 :
ax = b maka x =alog b
ay = c maka y =alog c
Jika kedua ruas dikalikan maka diperoleh
ax.ay = bc
ax+y = bc
x + y = alog bc
alog b + alog c = alog bc

nomor 2:
Dari nomor 1 bisa diperoleh sebagai berikut :

ax-y = b/c
x - y = alog (b/c)
alog b - alog c = alog (b/c)

nomor 3 :
Dari sifat nomor 1
alog b + alog b = alog b2
2alog b = alog b2

dengan cara yang sama :
alog b2 + alog b = alog b2.b
2alog b + alog b = alog b3
3alog b = alog b3

dengan cara yang sama juga:
alog b3 + alog b = alog b3.b
3alog b + alog b = alog b4
4alog b = alog b4

dengan demikian bisa disimpulkan :
nalog b = alog bn
atau
alog bn = nalog b

nomor 4 :
misal : alog b = x
maka b = ax
Jika kedua ruas diberi logaritma dengan basis c maka
clog b = clog ax
dari sifat nomor 3 diperoleh
clog b = xclog a
maka

atau


nomor 5


nomor 6


nomor 7


nomor 8
Dari definisi diketahui
Jika ab=c ..................(1)
maka b=alog c ..............(2)

Dengan memasukkan c dari persamaan (1) ke persamaan (2) maka diperoleh
b=alog ab
atau
alog ab = b

nomor 9
Dari definisi logaritma diperoleh
Jika ac=b ..................(1)
maka c=alog b ..............(2)
Jika persamaan (20 dimasukkan ke persamaan pertama maka diperoleh


nomor 10
misal
Jika kedua ruas diberi logaritma dengan bilangan pokok b maka diperoleh




Jika kedua ruas dihilangkan logaritmanya maka

Dengan demikian